Seperti namanya, Mocca memang menyuguhkan musik yang unik, berbeda, manis, kuat, dan bikin ketagihan. Liriknya mungkin sangat kasual karena bercerita soal percintaan, kata-katanya ringan dan mudah dicerna, lagunya cenderung feminin, tapi toh itu jadi magnet bagi banyak orang. Meskipun bukan penggemar fanatik, tapi satu buah lagu Mocca pasti menyelinap di playlist kita. Meskipun bergerilya di jalur indie, tapi paling tidak kita mengenal siapa itu Mocca. Paling tidak kita familiar dengan lagunya.

Lalu sebuah kabar mengejutkan datang dari Mocca. Setelah belasan tahun berjaya di industri musik, band ini memutuskan untuk vakum. Vakum-dalam dunia musik-mungkin adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan “bubar yang tertunda”. Entahlah. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Tapi terlepas dari semua itu, apresiasi yang diberikan pada Mocca sangatlah luar biasa. Ini terlihat dari antusiasme swinging friends ketika menyaksikan Mocca Last Show di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Sebuah farewell concert yang sangat brilian, memilukan, tapi juga penuh energi. Terutama energi dari swinging friends dan semua pihak yang mendukung acara tersebut.

Kemudian datanglah ide iseng dari Naluri dan Ninda, dua orang perempuan yang hobi nulis dan sering menjadikan lagu Mocca sebagai soundtrack hidup mereka.Terinspirasi dari kalimat Rekti The S.I.G.I.T dalam sebuah talk show “Kalau ngefans sama artis/musisi, kita mesti sejajar sama mereka. Caranya? Buat sebuah karya yang bisa bikin mereka ngeh sama kehadiran kita, ” plus sebuah buku apresiasi lagu yang dibuat seorang fans terhadap The Trees And The Wild, akhirnya kami nekat membuat projek Tribute to Mocca.

Karena ingin menciptakan energi yang lebih besar, kami akhirnya mengajak 23 orang penulis lain untuk bergabung di projek ini. Kami sengaja memilih teman-teman penulis yang sudah menerbitkan buku melalui www.nulisbuku.com, sebuah self publisher yang berdomisili di Surabaya. Kenapa? Karena itulah yang memudahkan kami. Sebelumnya, Naluri dan Ninda pernah menerbitkan buku via www.nulisbuku.com. Otomatis, kami mengenal penulis-penulis itu secara personal. Selain itu, kami harap Tribute to Mocca lebih ada “taste”-nya karena digarap oleh orang yang menjadikan tulisan sebagai bagian dari hidupnya. Swinging Writers. Itulah sebutan bagi 25 orang penulis yang mengapresiasi 25 lagu milik Mocca ke dalam tulisan-tulisan penuh makna.

Setelah proses pembuatan buku, dari mulai pemilihan penulis, lagu, cover, dan lain sebagainya, (sebagian besar dilakukan melalui dunia maya), akhirnya buku TRIBUTE TO MOCCA ini rampung dan siap dinikmati oleh semua orang. Buku ini bisa dipesan 20 November 2011 melalui www.nulisbuku.com
Ini adalah hadiah kecil dari kami untuk Mocca. See you when we see you, we love Mocca.

Salam,
Naluri Bella Wati dan Ninda Syahfi
(Coordinator of Tribute to Mocca)
CONTACT US
Email : [email protected]
Blog : tributetomocca.tumblr.com
Twtter : @naluriii,@nindasyahfi , or hastag #tributetomocca