Underwater photography could be the most frantic hobby on Earth.

Bagaimana tidak, kita harus mempersiapkan segala detail yang diperlukan. Mulai dari perkiraan kedalaman, cahaya, unsur warna, serta tentu saja, peralatan fotografi. Kesulitan demi kesulitan menjadi faktor penambah keindahan dari underwater photography tersebut.

Tidak banyak fotografer yang diklaim sebagai Underwater Photographer terbaik dunia. Untuk seni, tidak ada yang bisa membedakan mana artsy mana tidak. Namun, konsep-lah yang membuat hasil dari setiap produk seni menjadi istimewa. Tentu saja dengan eksekusi konsep menjadi produk jadi dan siap untuk diapresiasi oleh semua kalangan masyarakat.

Conceptual underwater photography, dimana konsep beauty menjadi fokus utama disini. Ada tiga underwater photographer yang sudah banyak dikenal namanya, dengan ciri khasnya masing-masing tentu saja.


ELENA KALIS

www.elenakalisphoto.com

 

She’s making art by doing what she loved and maximizing what she had. Art is not an art if love doesn’t exist. Ibu dari dua anak ini tinggal di kepulauan Bahama sejak 13 tahun yang lalu. Berdarah asli Russia, Elena Kalis punya latar belakang pendidikan sebagai siswa seni tradisional. Namun tidak butuh waktu lama, Elena mengikuti passion-nya untuk menjadi fotografer. Karena kecintaannya terhadap seni fotografi dalam air, Elena sudah menggarap beberapa underwater project-nya sejak 2008 dan sudah menghasilkan banyak portofolio termasuk cover majalah, CD, dan juga beberapa publikasi online. Banyak diantara foto karya Elena yang memuat dua wajah anaknya. Walaupun begitu, Elena tetap memprioritaskan keluarganya: “I am full time mother and remaining time artist”, katanya. Elena menggunakan Canon 5D dengan lensa 28 atau 50mm, dengan eksekusi editing menggunakan Photoshop.


MARK TIPPLE

www.marktipple.com

 

Berawal dari kegiatan kemanusiaan yang ia jalani di tahun 2009, Mark menemukan passion barunya dalam underwater photography. Walaupun sebelumnya Mark adalah fotografer surfer di Australia. Namun “Escape” adalah karya pertama Mark yang menjadi awal “The Underwater Project” yang ia jalani sampai saat ini. Meskipun “The Underwater project” sudah semakin mendapatkan sorotan publik, namun Mark tidak menyukai cara mainstreamyang memanipulasi sebuah karya seni menjadi pundi uang. Mark menginginkan karyanya dikenal sebagai refleksi dari isu keadilan sosial, yang melibatkan masyarakat kecil daripada hanya publikasi karyanya semata. Mark yang pernah membuat proyek fotografi di Mentawai, Indonesia, kini memiliki proyek non-profit www.GalleryforJustice.org yang memperlihatkan bagaimana social justice masih sangat kurang diperhatikan di Indonesia.


ZENA HOLLOWAY

www.zenaholloway.com

 

Zena Holloway lahir di Bahrain, besar di London, sempat tinggal di Mesir, dan kini menetap di Grand Cayman. Fotografer yang juga merangkap sebagai director dari karya-karyanya tersebut adalah seorang underwater photographer otodidak. Sebagian kecil dari karya-karya Zena dipublikasikan di beberapa media sebagai berikut: Dazed and Confused, FT, GQ, Tatler, 125, .cent, The Sunday Times, Elle Style Awards, Kylie Minogue video clip, dan beberapa advertorial seperti: Nike, Sony, dan Herbal Essence.


courtesy:

Photos are copyrighted, please show some respect.