Pada awalnya acara dijadwalkan mulai pada pukul 12.00 siang, dan direncanakan berakhir pada pukul 12.00 malam. Tetapi, sekitar pukul 16.30, tiba-tiba pihak kepolisian menginstruksikan pada pihak pantia untuk mengakhiri acara pada pukul 19.00. Sehingga pihak panitia dibuat “Riweuh” (sibuk /red.). Keputusan tersebut diambil bukan tanpa sebab, melainkan “…Masalah ini bukan dikarenakan perizinan yang bermasalah, akan tetapi akibat dari KPU Bekasi dan Depok yang belum juga menyalurkan suara ke KPU pusat. Yang mengakibatkan saksi dari daerah tersebut melakukan unjuk rasa. Sehingga sebagian besar jumlah personil polisi yang berada di Bandung dialihkan untuk mengamankan daerah tersebut…”, ujar Tito Baskara selaku Presiden Mahasiswa dan penanggungjawab acara yang mendapatkan pernyataan tersebut, langsung dari AKBP Bachtiar.
-
Disela-sela acara, kami melakukan wawancara dengan presiden mahasiswa universitas widyatama, sekaligus sebagai penanggung jawab acara, Tito Baskara.
Bitterdict ( bd ) : Pak, sebenernya rundown acara itu mulainya jam berapa sih ?
Tito : Di rundown acara mulai dari jam 2 sampai jam 12 malam. Tapi gara-gara kejadian ini, acara jadi selesainya harus jam ½ 8 malam.
Bd : Apa sih yang menyebabkan acara di cut?
Tito : Bukan gara-gara polisi, tapi gara-gara KPU di depok dan bekasi belum menyalurkan suara, jadi saksi pada ribut, jadi aja polisi harus pada ngamanin disitu.
Bd : Kenapa polisi ga bagi-bagi tugas, jadi disini bisa tetap jalan acara.
Tito : pihak polisi ga mau ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi di widyatama, makanya acara dipercepat
Bd : trus ini keputusan siapa buat nge cut acara?
Tito : ini keputusan dari AKBP Bachtiar, sebenarnya bisa aja sampe jam 11. Tapi kan kita harus ngejaga silaturahmi ke talent, polisi, sama penonton juga.
Bd : nah tadi kan udah di liat dari sudut pandang polisi dan kampus, sekarang gimana nih ke talent ny sendiri?
Tito : ya ini force-majeur. Jadi emang susah sih kalau buat event di musim pemilu gini, jadi kita kasih pengertian ke talent kalo ini memang bener-bener force-majeur.
Bd : sampai saat ini acara kondusif ga?
Tito : kondusif. Soalnya saya sendiri menegaskan kalau ada yang mau masuk, mulutnya bau alcohol ga boleh masuk kedalam, trus gesper, dan atribut-atribut yang membahayakan ga boleh masuk.
Bd : terakhir nih, kesan tito sebagai penanggung jawab terhadap jalan nya acara ini.
Tito : salut buat panitia.
Bd : pesan buat ke semua pihak apa nih?
Tito : jangan kapok lah dalam kondisi seperti ini soalnya force-majeur.

